Thursday, January 5, 2012

Hongkong, Macau dan Shenzhen (Part 2)

-->
Lanjutin cerita jalan-jalan ke Hongkong aah, nulisnya lama karena tergantung mood banget nih...



Avenue of Stars

Avenue of stars terletak di di dataran Kowloon dekat daerah Tsim Tsa Tsui di belakang SOGO. Untuk menuju kesini bisa pake MRT ke stasiun Tsim Tsa Tsui tapi ga tau apa kita salah jalan kok perasaan dari stasiun ke lokasi jauuh banget ya sampe pegel nih kaki. Kalo pas pake tour sih enak langsung diturunin dilokasi cuma ga enaknya waktu yang diberikan cuma sebentar jadi kita ga bisa menyusuri jalan sepanjang  Harbour, cuma sempat foto-foto aja. Disini kita bisa melihat pemadangan indah gedung-gedung tinggi dengan hamparan air tepat didepan yang menjadi ciri khas Hongkong yang sering disebut the best waterfront city in the world. 

Gedung tertinggi disana adalah  gedung International Commerce Centre yang juga menjadi gedung tertinggi ke-4 di dunia dan gedung-gedung tersebut penuh dengan iklan brand-brand elektronik. Buat yang suka foto-foto disini cocok banget untuk mengabadikan kenangan di Hongkong dan kalo ga bawa kamera yang memadai disana juga banyak kok yang menawarkan jasa foto langsung jadi dijamin hasilnya bagus, kalo ga salah 1 foto ukuran 10R seharga  Hk$ 60 coba aja ditawar kalo mau foto banyak.  
Tempat tersebut dinamakan avenue of stars karena terdapat walk of fame  yang berhubungan dengan artis dan dunia film Hongkong seperti handprint, tanda tangan,  patung-patung artis-artis Hongkong seperti patung legendaris Bruce Lee dan toko-toko souvenir juga ada.
Di lokasi yang sama pada setiap malam hari jam 8 kita bisa melihat symphony of lights yaitu pertunjukkan sinar laser yang berasal dari 40 gedung-gedung yang berada di sepanjang harbour tersebut dengan durasi 15 menit, gw waktu bareng keluarga 2 kali kesana, waktu pertama datang lagi mendung jadi ga terlalu keliatan lasernya nah pas kedatangan kedua baru keliatan atraksi lasernya.. biasa aja siiih hehehe ..




Golden Bauhinia Square

Lokasinya berada didepan Hong Kong Convention and Exhibition Centre di  the Wan Chai waterfront.  Golden Bouhinia ini diberikan oleh Inggris sebagai simbol dikembalikannya Hongkong ke Rakyat Republik China setelah 150 tahun dan ditetapkannya Hongkong sebagai daerah istimewa administratif dimana walaupun Hongkong sudah kembali ke china tetapi secara administratif  berdiri sendiri.   


Ladies Market

Kalo mau cari oleh-oleh murah meriah coba datang ke Ladies Market di kawasan Mongkok buka mulai sore sampai jam 11 malam dan bukan hanya menjual keperluan wanita loh semua juga ada kok disana seperti aneka cenderamata khas Hongkong, gantungan kunci, baju sutra, tas, kaos berlogo Hongkong, pashmina. Harganya lebih murah dibandingkan ditempat lain tapi harus jago nawar dan siap-siap dimarahin sama pedagangnya kalo kita nawar kerendahan padahal abis marah-marah gitu dikasih juga..huuuh males deh..makanya jangan takut nawar paling enggak 1/3 nya biar ga kemahalan.  Ladies market mirip sama pasar kaget di Indonesia  penuh dengan pedagang yang memakai tenda bedanya  disana lebih bersih jadi kita betah berlama-lama di pasar malam ini tapi saran gw ga usah bawa anak-anak karena mereka pasti ga betah, makanya gw maunya pergi pas anak-anak sudah tidur tapi Akbar gw tunggu ga tidur-tidur akhirnya gw bawa juga Akbar kesana takut tutup kalo nungguin akbar bobo tapi ya gitu belanjanya jadi ga tenang karena Akbar rewel mau minta pulang. 

Di kawasan Mongkok ini banyak dijajakan makanan khas Cina berhubung banyak dijual makanan dari babi jadi gw ga berani nyoba makanan disana.


Harbour  City

Buka  10:00 am - 9:00 pm setiap harinya, Harbour city adalah salah satu shopping mall terbesar disana  surganya  belanja untuk orang-orang yang suka dengan barang-barang branded. Disana anak-anak puas beli mainan dan alat-alat sekolah di Toys R Us. Lumayan juga jalan mengelilingi wilayah ini buat kaki lelah juga untungnya bawa stroller jadi anak-anak ga terlalu rewel.
Untuk menuju kesisni pake MTR ke Tsuen Wan Line turun di  Tsim Sha Tsui stasiun kemudian turun di pintu  Exit A1 dan jalan ke

Ngong Ping
Ngong Ping berada di Pulau Lantau di sebelah barat Kowloon. Sebenarnya lokasinya searah dengan Hongkong Disneyland tapi kalo bawa anak-anak gw saranin sih ga usah kesini langsung aja ke Disneyland, anak-anak pasti kurang tertarik deh kecuali naik cable carnya aja kali yaa..  tapi kalo gw sih seneng karena viewnya bagus. 
Untuk menuju ke  Ngong Ping bisa naik MRT sampai ke Tung Chung MRT stasiun lalu naik kereta gantung yang namanya Ngong Ping 360. Ada dua jenis cable car yaitu yang regular dan juga crystal cabin. Crystal Cabin keistimewaannya adalah lantainya dari kaca, sehingga kita dapat melihat pemandangan laut dan bukit dibawah kita jadi kita seperti melayang dan menyatu dengan alam ..very recommended deh  dan kalo pakai yang crystal antriannya tidak sepanjang kereta gantung yang regular. Harganya tentu lebih mahal kalo ga salah sekitar HK$260. Di dalam cabin bisa cukup sekitar 7-10 orang dan saat kita masuk akan ada petugas yang mengambil foto kita dan hasilnya bisa diambil saat sampai di Ngong Ping Village seharga HK$80 tapi kalo ga mau ambil juga gpp. Lengkapnya lihat saja di Website resmi Ngong Ping 360 di sini http://www.np360.com.hk/html/eng/front/index.asp
Dari cable car tsb kita bisa melihat pemadangan ke segala arah dari Lantau Island sesuai dengan namanya yaitu 360. Dari atas cabin bisa kita lihat Airport CLK dan pesawat-pesawatnya yang sedang parkir, melihat laut china selatan, bukit dan hutan-hutannya…mantablahh! Oh iya ternyata untuk menuju Ngong Ping Village bisa juga loh dengan berjalan kaki waktu itu gw lihat segerombolan anak muda berjalan di jalur hiking  sejauh 70 km ckckck..jauh aja.
Perjalanan naik cable car sekitar 20-30 menit untuk mencapai Ngong Ping Village, saat sudah mendekati desa tsb akan terlihat Patung Budha raksasa yang duduk  dengan posisi semedi diatas bukit  yang letaknya sangat pas untuk mengucapkan selamat datang ke para pengunjung. Sampai di Ngong Ping Village disana banyak toko-toko souvenir dan restaurant, disana juga bisa melihat  museum multimedia “Walking With Buddha” dan film animasi “Monkey’s Tale Theatre”  dimana biaya sudah termasuk dengan tiket cable car, kalo beli satuan seharga HK$36.
Karena kita pake tour hanya diberikan waktu 30 menit untuk berkeliling wah singkat banget ya jadi kita tidak sampai ke Giant Budha hanya foto-foto saja dari piazza saja. Untuk mencapai patung ini, kita harus mendaki sekitar 268 anak tangga, capek juga kayaknya tapi kalau punya waktu banyak sih layak untuk dicoba supaya bisa melihat pemandangan dari atas bukit dimana di Lantau Island ini masih terlihat alami beda dengan pulau lainnya . Giant Buddha (atau Tian Tan Buddha) diresmikan pada tahun 1993,  merupakan patung buddha raksasa yang terbuat dari perunggu seberat 250 ton dengan tinggi 34 meter.  Wahana lain selain Tian Tan Buddha ada juga Wisdom Path.

Rekomendasi  makanan yang paling enak di Hongkong gw blang di Red  pepper di Causewabay, chineese food tapi cita rasanya sesuai dengans elera gw yang suka pedes..uggh mantab!!! 

Postingan terkait :
1. Jalan-jalan ke Hongkong (Part 1)
2. Jalan-jalan ke Shenzhen
3. Jalan-jalan ke Macau

No comments: