Friday, February 10, 2012

Macau (Part 4)

Macau

Akhirnya sampai juga ke tempat terakhir yang dikunjungi dalam rangkaian tour Hongkong, Shenzhen dan Macau kemaren *tahun lalu maksudnya..sudah lama amat yak maklum nulisnya tergantung mood :)

Cerita perjalanan ke Macau ini waktu gw dan suami pake tour sedangkan waktu pergi bareng keluarga kita ga jadi ke Macau karena cuaca buruk saat kita mau nyeberang. So karena pake tour kita terima beres  tinggal duduk manis aja. 
Sejak tiba di Macau langsung bisa terlihat bahwa Macau mempunyai karakter yang berbeda dengan Hongkong dan Shenzhen, bangunan-bangunan di Macau perpaduan bangunan eropa dan  budaya Cina. Dan Macau merupakan kota baru yang sangat berkembang pesat awalnya seperti Batam di Indonesia tapi pemerintah Macau benear-benar konsisten dengan rencana dan target mereka sehingga hanya dalam waktu singkat Macau bisa menjadi kota dengan bangunan-bangunan super mewah, obyek pariwisata yang ramai dan mempunyai infrastruktur yang teratur. 

Dragon's Treasure
Tempat yang pertama dikunjungi City of Dreams yaitu kawasan hotel dan Casino,  disana kita melihat pertunjukkan multi media, animasi dan pertunjukkan air mancur. film diputar didalam ruang teater dengan atap berbentuk dome.  Cara kita nonton  berdiri dan kubah diatap kita digunakan sebagai media pertunjukkan, keren banget nontonnya ga bisa anteng karena kita harus berputar-putar mengikuti pergerakan dragon. Melihat pertunjukkan ini ga perlu bayar free of charge.
Teater tampak dalam


Nyesel banget waktu kesana ga bawa handycam jadi ga bisa ngerekam dan kebetulan memory camera gw sdh habis hiks.. padahal kalo diliatin Radja n AKbar pasti mereka seneng deh. Di Macau kayaknya anak-anak senangnya nonton ini aja yang lain sih mungkin mereka ga tertarik ya..oh ya paling satu lagi yang disuka bisa naik gondola.

The Venetian
The Venetian adalah kawasan mall yang besar dan mewah serta casino yang merupakan ciri khas setiap gedung di Macau. Lokasi tidak jauh dari airport Macau. Disitu sempat juga iseng-iseng masuk ke casinonya sekedar pingin tau aja ..ooh ternyata begini ya casino itu berhubung gak boleh bawa camera jadi no foto deh. Dan ternyata banyak juga orang Indonesia yang main judi disitu, waktu gw jalan-jalan didalam casino ada ibu-ibu negor gw nanya dari Indonesia bukan ternyata ibu itu orang Indonesia penampilan sih biasa aja tapi ya dia sudah menghabiskan sekitar US$2500 disana karena penasaran terus awal-awalnya menang eh kok malah jadi kalah..ckckckck sayang amat tuh duit.
Mallnya pun ga kalah manarik, besar dan designnya meniru Venice Italy dengan interior atap awan yang cerah , ada sungai yang mengitari mall lengkap dengan gondola yang dikayuh oleh petugasnya (Import dari Italy loh) sambil bernyanyi keras dengan suara yang merdu. Biaya naik gondola  Dewasa MOP118, anak-anak  MOP88 dan MOP472 untuk Private Gondola. 
Inside dan outside The Venetian
Kalo harga barangnya sama saja dengan Hongkong karena barang branded jadi harga sudah standar, diskonnya juga sama.

Macau Tower
Menara dengan ketinggian 338 m ini menjadi salah satu dari sekian banyak icon Macau. Ada restoran, cafe, shopping mall, bioskop ada juga untuk climbing. Tapi tour kita ga mampir ke tower ini cuma lihat dari kejauhan saja.


Ruins of St. Paul’s
Ruins of St Paul's adalah juga salah satu icon Macau .Reruntuhan dari gereja St Paul yang didirikan pada tahun 1602 dan terbakar pada 1835 ini menjadi salah satu obyek wisata di Macau. Akibat kebakaran gedung tersebut hanya tersisa dinding/bangunan bagian depan saja. 
Reruntuhan tsb sangat bagus sebagai back ground foto kita kelihatan so Eropa gitu dan terdapat taman disamping reruntuhan itu...Disini sering dijadikan tempat  pertunjukan. Kalau mau naik ke bagian atas bangunan bisa kok ada tangga, berfoto disana keren pastinya dan bisa melihat pemandangan sekitar Sando's square tapi gw males n takut roboh hehehe....Dari sana juga terlihat dengan jelas hotel Grand Lisboa

Tampak Hotel Lisboa (kiri) - Museum (kanan atas)
Di  bagian belakang Ruins of St. Paul terdapat museum yang memajang lukisan, patung dan benda religi lainnya dari gereja-gereja di Macau. Saat kembali ke bus rombongan melalui pertokoan di Senado square yang cukup ramai yang menjajakan makanan khas Macau terutama egg tartnya yang terkenal itu hmmm mak nyoos...eits tapi hati-hati juga ya karena disana banyak makanan terbuat dari babi. Sepanjang jalan banyak juga toko-toko pakaian seperti merk Baleno, Giordano, toko obat Watson dan toko souvenir. 
Buat catatan kalo mau beli souvenir jangan di toko-toko yang diarahkan oleh tour guide beli aja souvenir di booth-booth/kaki lima gitu dekat reruntuhan harganya lebih murah jauuuuh cuma memang barangnya ga selengkap di toko souvenir. Padahal di toko souvenir itu pegawainya pasti ada orang Indonesianya loh *berartri turisnya banyak dr Indo ya...,kirain karena merasa sama-sama dari Indonesia dikasih harga bagus eh ternyata malah jadi santapan lezat buat mereka *keseeeel 

Untuk berkunjung ke Ruins of St Paul tidak dikenakan biaya baik ke reruntuhannya maupun ke museum.

Macau Fisherman's Wharf

Macau Fisherman's Wharf ini adalah theme park pertama di Macau, letaknya dekat The Macau Peninsula dan  Macau Maritime Terminal.  Macau Fisherman's Wharf mempunyai luasan kira-kira 111,500 m2 dimana sebagian merupakan laut yang reklamasi.
Ada 3 bagian di thema park ini yaitu : Dynasty Wharf, East Meets West and Legend Wharf. 
Di bagian Dynasty Wharf terdapat beberapa bangunan khas China yang meniru dari Tang Style. Di bagian East Meets West perpaduan antara tradisi oriental dan design western termasuk tiruan volcano, air terjun, bangunan bergaya Yunani.
Dinasty wharf
Legend Wharf adalah area dimana ada fasilitas games area dengan  high tech, video game center.
Dari sana juga terlihat Sands Hotel dan Casino yang berbentuk unik dan memang rata-rata bentuk hotel dan casino disana unik-unik karena yang mereka jual adalah kemewahan dan keunikan masing-masing hotel dan casino.

East Meet West
Waktu rombongan kita berkunjungan ke theme park itu pengunjungnya sangat sepi tidak sesuai dengan luas thema parknya. Kalo bawa anak-anak kayaknya juga kurang menarik deh..


Posting terkait jalan-jalan Hongkong, Shenzhen dan Macau
1. Jalan-jalan ke Hongkong (Part 1)
2. Jalan-jalan ke Hongkong (Part 2)
3. Jalan-jalan ke Shenzhen (Part 3)


No comments: